“Mesin” apakah yang digunakan web browser anda ?
Pertanyaan diatas cukup unik dan mungkin sedikit mengelitik, mana mungkin web browser punya “mesin” seperti layaknya mobil atau motor.
Tunggu dulu, jangan salah persepsi tentang web browser. Seperti layaknya kendaraan bermotor, web browser memerlukan sebuah “mesin” atau yang biasa disebut dengan engine. Jika mesin pada kendaraan bermotor berfungsi untuk menjalankan kendaraan itu sendiri, maka “mesin” atau engine pada web browser berfungsi untuk merender layout web.
Masih bingung ? Web site yang ditampilkan kepada user di komputer dengan tampilan cantik dan rupawan sebenarnya terdiri dari markup language (HTML, XML, XHTML) ataupun format layout (CSS, CSS3). Fungsi dari engine tersebut untuk merender markup language dan juga format layout tersebut sehingga menghasilkan tampilan yang menarik pada website.
Lalu engine apa saja yang dimiliki oleh web browser ? Berdasarkan wikipedia bisa dilihat list engine web browser
- Boxely : Applikasi AOL
- Gecko : Camino, Firefox, K-Meleon, SeaMonkey, Netscape
- GtkHTML : Novell Evolution dan GTK+
- HTMLayout : Windows mobile Operation System
- KHTML : Konqueror
- NetFront : Access NetFront
- NetSurf : NetSurf
- Presto : Opera 7 , Macromedia Dreamweaver MX and MX 2004 (Mac), Adobe Creative Suite 2
- Prince XML : Prince XML
- Robin : The Bat!
- Tasman : Internet Explorer 5 (Mac), Microsoft Office 2004 (Mac), Microsoft Office 2008 (Mac).
- Trident : Internet Explorer version 4.0, embedded WebBrowser controls (Internet Explorer shells, Maxthon dan beberapa media players)
- Tkhtml : hv3
- WebKit : Safari, Arora, Midori, OmniWeb, Shiira, iCab version 4, Epiphany, SRWare Iron, Google Chrome, Rekonq, IOS_(Apple) dan Maxthon 3.
Berdasarkan data diatas, engine web browser yang paling sering dipergunakan adalah
- Gecko : Firefox, SeaMonkey, Flock
- Trident : Internet Explorer
- Webkit : Safari, Google Chrome
- Presto : Opera
Dari hal tersebut bisa kita tarik kesimpulan, bahwa ternyata masing-masing web browser memiliki engine yang berbeda untuk merender layout dan juga markup languagenya. Hal itu juga yang menyebabkan kita mendapatkan tampilan yang berbeda saat menggunakan web browser yang menggunkan engine berbeda.
Related Posts
- Manfaatkan secara penuh fasilitas “mesin pencari” google
- Apa itu web browser ?
- Pear OS, distro linux yang memiliki tampilan seperti Mac OS
- Melakukan dekripsi password pada secure folder
- Pilih distro linux sesuai dengan kebutuhan
- Kenapa harus berdamai dengan linux ?
- Belajar command prompt (bagian 5) : Copy dan Move file dengan command prompt
- Belajar command prompt (bagian 4) : Hapus dan ganti nama file dengan command prompt
- Belajar command prompt (bagian 3) : Membuat file dan attributnya
- Belajar command prompt (bagian 2) : Mempelajari struktur directory pada command prompt
November 25th, 2011 at 4:30 pm
wih bang tirta postnya high quality….
Orang awam kya ane jd paham deh trnyta web browser jg punya engine
Keep share !
November 25th, 2011 at 4:32 pm
thks max, sukses juga ya buat forum nya…..
January 8th, 2012 at 9:40 am
Saran saya nih, tolong jelaskan keempat mesin peramban web (browser engine) tersebut lengkap dengan struktur bagian dan sejarah terbuatnya. Makasih
February 7th, 2012 at 7:44 pm
ok…lain waktu saya jelaskan